Skip to main content

Posts

Final Fantasy IV Review (Intro)

Sesuai janji di posting sebelumnya, saya akan mengulas game Final Fantasy IV (FF4) mengingat game ini adalah seri pertama yang saya mainkan hingga selesai. Nuansa nostalgia, musik yang dramatis, dan alur cerita serta karakter yang memorable membuat pengalaman bermain FF4 begitu melekat di ingatan saya.
FF4 adalah Role-playing game (RPG) legendaris milik Square, yang dirilis sebagai FF2 di Amerika Utara (kabarnya karena FF 2 dan 3 dianggap terlalu sulit bagi gamer Amerika 😅). Game yang dirilis tahun 1991 sebagai FF pertama untuk konsol SNES ini menawarkan upgrade kualitas grafik dan musik yang lebih memukau dibanding tiga pendahulunya di NES.
Tiap seri Final Fantasy memang sepertinya dikembangkan se-beda mungkin dengan pendahulunya. Selain latar tempat, tokoh, dan plot yang selalu berganti, gameplay dan sistem pertarungan-nya juga terus berubah. FF1 sebagai pondasi franchise ini memperkenalkan standar awal bagi game-game selanjutnya, seperti pemilihan job/class di awal permainan. Emp…
Recent posts

Tentang Rencana Main Final Fantasy

Rencana ya tinggal rencana.
Awal tahun lalu saya sempat bilang kepingin main seri Final Fantasy lagi dari seri pertama. Nostalgia, nuansa retro, dan gameplay yang menantang membuat saya tertarik memainkan seri RPG legendaris ini dari awal.
Sayangnya, semua tak sesuai ekspektasi awal.
Saya memang akhirnya menamatkan FF 1 di hape, namun tak sanggup bertahan lama memainkan FF 2. Seri kedua ini memang terkenal sangat sulit, salah satunya karena sistem leveling-nya yang tidak biasa.
Saya coba lompat ke FF 3, yang setahun sebelumnya sudah pernah saya coba. Masalahnya, sistem job yang diterapkan di game ini melelahkan sekali. Ada puluhan jenis job dengan spesifikasi yang berbeda-beda, sementara karakter-nya cuma empat orang. Akibatnya waktu lebih banyak dihabiskan untuk grinding level job yang berganti-ganti. Kembali saya cuma sanggup sampai mendekati menara bos utama, untuk kemudian bosan sendiri.
Lalu ada lagi yang mengalihkan perhatian: Final Fantasy Awakening.


Game yang dirilis pertenga…

New Theme: Notable

Iseng-iseng saya coba mengganti theme di blog ini.

Lumayan lama ternyata saya nggak mengecek pilihan tema di layanan Blogger, dan ternyata ada beberapa varian paket tema baru yang bisa diterapkan secara instan di blog kita.


Saya yang memang malas ribet kalau harus menginstal dan mengelola tema pihak ketiga akhirnya memilih tema standar Notable.

Ternyata theme baru ini enak, ringan di tarikan, pun sangat mengutamakan keterbacaan. Font cukup besar, kolom cukup lebar. Variasi warna latar dan huruf juga lumayan banyak.

Ya sudah, mari kita berdayakan tema baru ini, semoga semangat ngeblog-nya juga ikut berdaya... 😀

Revisiting the Shrine

Lama tidak ke mari. Terlalu lama, malahan.

Usai terakhir posting bulan Maret lalu, ternyata terlalu banyak kesibukan dan kemalasan yang membuat blog ini tak terurus.

Sebenarnya berbagai kegiatan saya tahun ini sangat seru kalau di-blog-kan. Saya sempat ke Jogja hingga dua kali, menangani UNBK plus kena cacar, menjalani pelatihan di Pelaihari, melaksanakan PSB dengan sistem online dan zonasi, ditambah berbagai kegiatan di sekolah dan komunitas guru, hingga yang terakhir, ke Marabahan untuk mengisi diklat persiapan UN 2018.

Sayangnya ya itu, banyak kegiatan, ditambah malas update dan keasikan main game dengan hape baru, saya jadi lupa sama sekali mengurus blog ini.

Akhirnya hari ini tadi saya coba mengunduh aplikasi Blogger untuk Android. Siapa tahu lah bisa ada mood untuk menulis lewat hape.

Semoga postingan kali ini memicu saya untuk bisa lebih rajin lagi lah menulis.

Sekali lagi, semoga...

Credits: 
1. Photo “Black Pen With Brown Leather Cover Note Book” courtesy of nuttakit (FreeDigi…

Memperbaiki Thumbnails Foto yang Rusak di Laptop AMD Windows 8.1

Beberapa hari yang lalu, usai meng-install ulang Windows 8.1 di notebook ASUS X550ZE yang biasa saya gunakan, saya menemukan masalah ketika membuka file-file foto. Entah kenapa, thumbnail preview yang biasanya muncul di foto-foto tersebut sebagian ada yang hilang. Ada beberapa foto yang hanya berwarna hitam sehingga saya kira filenya yang rusak. Akan tetapi, file itu masih bisa dibuka dengan aplikasi penampil foto, dan tetap kelihatan normal.

Setelah gugling sebentar, saya simpulkan masalahnya ada di driver AMD Catalyst.

Final Fantasy I & II: Dawn of Souls (GBA)

2017 ini genap 30 tahun sudah usia waralaba RPG asal Jepang, Final Fantasy. Sejak seri pertama game besutan Square ini dirilis, hingga kini sudah 15 seri diproduksi, ditambah beberapa game spin-off dan puluhan remake di berbagai platform konsol.

Tape Recorder

Kemarin pas sesi membaca teks dan mencari kata-kata sulit, ada siswa yang nyeletuk nanya,

"Pak, tape recorder itu apa artinya?"