Saturday, 4 February 2017

Tape Recorder



Kemarin pas sesi membaca teks dan mencari kata-kata sulit, ada siswa yang nyeletuk nanya,

"Pak, tape recorder itu apa artinya?"



Saya jadi tersadar kalau ternyata mereka, anak-anak era 2017, sudah tidak lagi mengenal teknologi yang dulu merajai era 1980-90-an ini. Mereka kini hidup di era gadget Android dan Apple. Jadi, tidak salah kalau tape recorder menjadi istilah yang asing di telinga mereka.

Saat ini, memang sepertinya sudah jarang yang menggunakan tape recorder untuk mendengarkan musik. Kaset-kaset musik teronggok di rak, kalah oleh maraknya musik digital yang lebih praktis dengan kualitas suara juga jauh lebih baik.

Dulu dengan satu kaset saya bisa mendengar sekitar 12-an lagu. Itupun di tengah-tengah kita harus membalik kaset dari Side A ke B. Sekarang, satu ponsel Android harga di bawah sejutaan bisa menampung hingga ratusan lagu di memorinya, tanpa khawatir pitanya kusut.

Pada dasarnya memang teknologi akan terus bergerak maju, semakin mudah, semakin ringan, semakin cepat. Dan barang-barang dari era 90-an seperti telepon koin, game watch, pager, dan tape recorder akhirnya akan menjadi memorabilia yang sarat nostalgia, meski kini tak berfungsi lagi.


Credits: 
1. Photo “Vintage Cassete Recorder On The Table” courtesy of Radnatt (FreeDigitalPhotos.net)

No comments:

Post a Comment