Tuesday, 31 January 2017

Retrogaming


Video games buat saya adalah sarana rekreasi yang menyenangkan, murah, sekaligus tak terlalu melelahkan. Ketika kuliah di Jogja, kalau sudah suntuk main game, barulah saya mengerjakan tugas kuliah, hehehe.

Sejak kecil saya sudah suka main game, terutama yang kala itu populer: game watch, atau yang lebih akrab kami panggil gembot. Tiap istirahat atau pulang sekolah ramailah kami nongkrong di paman penyewaan gembot ini. Game-nya diikat pakai tali, dan jika waktu bermain dianggap sudah habis si paman tinggal menarik talinya.



Usia SMP-SMA barulah saya mulai mengenal SNES, Nintendo 64, dan Sony PlayStation, yang kadang dibawa oleh teman ke rumah saya. Dari sini saya mengenal beberapa game legendaris seperti Super Mario, Donkey Kong, dan Winning Eleven.

Ketika kuliah dan punya PC sendiri, hobi main game terus berjalan. Sayangnya, game-game PC kian lama kian canggih, dan minta spek komputer yang makin tinggi. Komputer saya yang begitu-begitu aja speknya ya nggak kuat kalau dipaksa memainkan game berat-berat.

Solusinya adalah Emulator. Dengan aplikasi-aplikasi tertentu, saya bisa memainkan game-game jadul yang dulu ngetop di era konsol. Berhubung game-nya juga jadul, PC saya jadi tak terlalu terbebani.

Nah, beberapa hari ini saya kok jadi terkenang game-game jadul ini lagi. Meskipun PC dan laptop saya sekarang sebenarnya bisa dibilang mencukupi saja buat main game zaman sekarang, saya kok masih lebih suka memainkan game jadul. Mungkin faktor usia mempengaruhi.

Ada beberapa emulator yang saya download kembali:
1. ZSNES
Emulator favorit saya sejak dulu, khusus untuk memainkan game-game Super Nintendo. Keunggulan game-game SNES ini adalah jumlahnya banyak, ukurannya tak terlalu gede, dan nostalgia-nya itu.

2. ePSXe
Emulator untuk Sony PlayStation. Kebetulan sampai sekarang saya masih menyimpan ISO lama Suikoden 1 dan 2.

3. Project 64
Mungkin sejauh ini, Project 64 ini adalah emulator Nintendo Ultra 64 terbaik. Ada beberapa judul game yang saya suka seperti Banjo Kazooie, Donkey Kong 64, dan tentunya Super Mario 64.

4. GameBoid
Untuk perangkat Android, ada beberapa emulator yang juga telah dikembangkan. Hanya saja, saya memilih memainkan Game Boy Advance, terutama karena ada remake Final Fantasy I dan II di sana.

Ya, untuk saat ini, rencananya saya akan coba memainkan seri Final Fantasy mulai edisi pertama. Kebetulan tahun ini genap tiga dekade sejak game pertama diluncurkan untuk konsol NES. Jadilah, saya menghapus CoC dan beberapa game lain di hape saya, demi berkonsentrasi memainkan game ini. Semoga bisa sukses menamatkannya, karena menurut rumor tingkat kesulitannya agak lumayan.


Credits: 
1. Photo “Games” courtesy of Pazham (FreeDigitalPhotos.net)

No comments:

Post a Comment