Saturday, 24 December 2016

Tentang Elstaraj



Di sekolah, selain mengajarkan bahasa Inggris, sesekali saya juga menyelipkan materi keterampilan ICT kepada anak-anak. Salah satu yang rutin saya berikan tiap tahunnya adalah tugas membuat dan mengirim e-mail.

Kenapa e-mail?



Saya berkaca dari pengalaman di dunia kerja saat ini. Meskipun teknologi informasi semakin canggih dan semakin berbasis mobile, dengan perkembangan media sosial dan perpesanan instan yang kian marak, e-mail masih tidak sepenuhnya ditinggalkan. Malahan, untuk kepentingan yang sifatnya resmi, e-mail masih jadi pilihan utama di sebagian instansi dan institusi.

Alasan lainnya muncul dari murid-murid saya sendiri. Mereka ini, meskipun lahir dari generasi digital native, ternyata tidak serta-merta menguasai penggunaan e-mail. Tak jarang, meski mereka fasih Facebook-an, BBM-an, update Instagram sampai Snapchat, giliran disuruh mengoperasikan GMail, kagok, bingung, dan mengaku nggak ngerti.

Kirim-mengirim e-mail ini jadi agenda tahunan. Setidaknya mereka harus mengirim e-mail berisi teks ditambah attachment, bisa berupa gambar atau dokumen. Tidak sulit, tentunya, walau pada praktiknya bukan tanpa kendala juga.

Dulunya e-mail mereka dikirim ke alamat e-mail utama saya. Masalahnya, seiring semakin banyaknya siswa yang mengirim (setahun minimal saya mengajar sekitar 200-an siswa), mendadak penuhlah itu inbox saya.

Akhirnya saya membuat alamat e-mail khusus untuk menampung kiriman para siswa. Saya pun memilih nama Elstaraj, yang saya ambil dari bahasa Esperanto.

Esperanto?


Bahasa Esperanto sendiri pertama saya kenal sekilas dari kawan satu kos waktu di Jogja. Bahasa ini unik karena tidak berakar dari budaya manapun. Ia adalah bahasa artifisial, buatan manusia, sehingga tidak berkembang secara alamiah seperti bahasa lazimnya. Lebih jauh mengenai Esperanto bisa dipelajari di sini.

Bermodal Google translate, saya mencari kata-kata yang sekiranya catchy dan mudah diucapkan, tetapi tetap unik. Ketemulah kata Elstaraj, yang artinya sesuai Google adalah outstanding, luar biasa. Kebetulan alamat e-mail dengan nama ini masih tersedia, begitupun dengan alamat blogspot-nya. Saya akhirnya memutuskan mengakuisisi alamat ini.

Demikianlah, akhirnya blog beserta alamat e-mail ini dapat saya aktifkan. Untuk blog, baru bulan ini saya terpikir untuk mengisinya kembali. Semoga bisa banyak menulis lagi di sini.


Credits: 
1. Photo "Mail Signs Leaving Laptop Shows Online Contact" courtesy of Stuart Miles (FreeDigitalPhotos.net)
2. Esperanto picture taken from Memrise.com

No comments:

Post a Comment